
BANGKALAN, beritadata.id — Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin Asmoro, menegaskan pentingnya komitmen nyata pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan di Pulau Madura.

Hal itu ia sampaikan saat mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Bangkalan, Minggu (3/5/2026).
Bagi Syafiuddin, kehadiran langsung Menteri PKP di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, untuk meninjau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bukan sekadar agenda seremonial.
Ia menilai, langkah tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan program benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Ini bentuk komitmen yang harus kita kawal bersama. Kehadiran Pak Menteri memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat dari Madura, Syafiuddin menekankan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong kebijakan yang lebih besar dan berkelanjutan bagi kawasan Madura.
Ia berharap perhatian pemerintah pusat tidak berhenti pada program bantuan, melainkan berlanjut pada pembangunan strategis yang berdampak luas.
“Yang kita dorong bukan hanya program stimulan, tetapi bagaimana Madura mendapat perhatian serius melalui program strategis jangka panjang,” tegasnya.
Syafiuddin juga menyoroti pentingnya optimalisasi Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 sebagai landasan percepatan pembangunan kawasan.
Menurutnya, regulasi tersebut harus diimplementasikan secara konkret agar mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Madura.
“Perpres 80 sudah menjadi payung hukum yang jelas. Tinggal bagaimana kita dorong realisasinya agar pembangunan di Madura bisa bergerak lebih cepat dan merata,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa dukungan lintas sektor, termasuk dari DPR RI, menjadi faktor penting dalam penguatan program perumahan nasional.
Ia juga mengungkapkan alokasi BSPS Tahun Anggaran 2026 untuk Madura yang mencapai ribuan unit, termasuk 573 unit untuk Kabupaten Bangkalan.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema pembiayaan mikro perumahan tanpa agunan dengan bunga ringan, guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah layak huni.
Dengan dorongan kuat dari Syafiuddin Asmoro, kunjungan kerja ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda peninjauan, tetapi juga langkah konkret menuju percepatan pembangunan Madura yang lebih merata dan berkelanjutan. (Red)

Leave a Comment