Data Utama Jatim Madura Politik Sumenep

Ironi Partai Presiden, Gerindra Sumenep Tak Punya Kantor

SUMENEP, beritadata.id – Pengamat politik Universitas Wiraraja Madura, Wilda Rasaili, menyoroti ketiadaan kantor representatif Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Sumenep.

Kondisi tersebut dinilai ironis, mengingat Gerindra merupakan partai besar sekaligus partai penguasa di tingkat pusat, partai Presiden Prabowo Subianto.

Wilda menegaskan, keberadaan kantor partai merupakan keniscayaan bagi organisasi publik, meski berada di era digital. Menurutnya, kantor berfungsi sebagai penanda keaktifan organisasi sekaligus memudahkan akses masyarakat terhadap partai.

“Keberadaan kantor itu keniscayaan untuk sebuah lembaga, apalagi partai politik sebagai organisasi publik. Kantor memudahkan akses antara partai dengan konstituen,” ujar Wilda, Jumat (16/1/26).

Ia menilai, ketiadaan kantor representatif mencerminkan lemahnya kehadiran partai di tengah masyarakat. Terlebih, kantor juga menjadi ruang temu pengurus, kader, dan publik.

“Adanya kantor menandakan partai aktif. Minimal tempat bertemu antar pengurus dan anggota. Ini partai besar, partai penguasa, sehingga penting memiliki kantor,” tegasnya.

Terkait penggunaan markas alternatif Gerindra Sumenep di lingkungan pesantren di Desa Karang Cempaka, Wilda menilai langkah tersebut tidak ideal untuk jangka panjang.

“Kantor partai idealnya berada di kawasan perkotaan agar mudah dijangkau publik. Kalau hanya di desa, akses masyarakat menjadi terbatas,” katanya.

Sorotan atas ketiadaan kantor DPC Gerindra Sumenep sebelumnya juga mencuat dalam aksi Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS), Selasa (13/1). Massa aksi terpaksa menggelar demonstrasi di Kantor Fraksi Gerindra DPRD Sumenep lantaran kantor DPC tidak dapat ditemui.

“Aksi kita ke kantor DPC Gerindra, tapi dialihkan ke kantor dewan. Ini bukti Gerindra tidak serius membersamai rakyat,” ujar Koordinator Aksi AMS, Tijanuzaman.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumenep, Holik, membenarkan bahwa kantor DPC Gerindra tidak lagi digunakan karena masa sewa telah berakhir. Meski demikian, ia memastikan aktivitas partai tetap berjalan dengan memanfaatkan lokasi lain di wilayah Sumenep.

“Kantor sementara di Karang Cempaka, di Pesantren Nurul Iman. Kita ambil satu space. Ke depan akan segera mencari kantor baru,” tandasnya. (Zen)

Leave a Comment