
SUMENEP, beritadata.id – Satuan Tugas Barisan Ansor Anti Narkoba (Banaar) PC GP Ansor Sumenep memperkuat komitmennya dalam pemberantasan narkoba dan judi online. Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kemenag Sumenep, KH Abdul Wasid, saat menerima silaturahmi jajaran PC GP Ansor pada Rabu 26 November 2025.
Pertemuan itu sekaligus membahas pencegahan narkoba dan judi online di lingkungan pendidikan serta penguatan ketahanan keluarga.
KH Abdul Wasid menegaskan bahwa narkoba dan judi online kini menjadi penyakit sosial yang mengancam masa depan generasi muda. Karena itu, ia mengapresiasi langkah Satgas Banaar Ansor yang akan melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan judol di sekolah, pesantren, dan masyarakat luas.
“Saya sangat mendukung program Ansor yang menyasar pelajar sebagai target sosialisasi. Tidak hanya sekolah, pesantren juga harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Kemenag Sumenep juga siap memfasilitasi program tersebut, termasuk mendorong penyuluh tingkat kecamatan untuk menguatkan ketahanan keluarga sebagai benteng utama pencegahan.
Sementara itu, Koordinator Satgas Banaar Ansor Sumenep, Khamaidy, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba dan judi online adalah harga mati bagi Ansor. Kolaborasi dengan Kemenag dinilai sangat penting untuk memperluas jangkauan edukasi dan pencegahan sejak dini.
“Kemenag memiliki basis massa yang kuat melalui penyuluh, guru ngaji, tokoh masyarakat, dan pesantren. Ketahanan keluarga adalah fondasi utama agar masyarakat mampu mendeteksi dan mengawasi bahaya narkoba dan judi online,” jelasnya.
Khamaidy yakin, jika seluruh elemen bergerak bersama, program ini akan lebih efektif dan memberikan dampak besar bagi penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba dan judi online. (*/zn)

Leave a Comment