
SUMENEP, beritadata.id – Bank BPRS Bhakti Sumekar Sumenep meluncurkan program tabungan harian Rp20 ribu untuk membantu masyarakat membangun kebiasaan menabung secara mudah dan konsisten.

Program ini hadir untuk menjawab tantangan finansial sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang sering menghabiskan uang kecil untuk kebutuhan konsumtif seperti ngopi atau jajan.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar mengatakan, melalui program tersebut, nasabah cukup menyisihkan Rp20 ribu per hari. Dimana, program ini dirancang agar masyarakat lebih sadar pentingnya mengelola uang kecil agar tidak habis tanpa arah.
“Jumlah yang sering dianggap sepele namun jika dikumpulkan secara rutin dapat menjadi tabungan signifikan untuk kebutuhan masa depan,” katanya, Kamis 27 November 2025.
Ia menjelaskan, uang Rp20 ribu yang biasa digunakan untuk nongkrong atau membeli kopi, bila ditabung selama sebulan bisa mencapai Rp600 ribu, dan dalam setahun terkumpul hingga Rp7,3 juta. Jumlah tersebut cukup untuk kebutuhan darurat, biaya pendidikan, modal usaha kecil, atau rencana keuangan lainnya.
Selain memudahkan proses menabung, program ini juga diharapkan mendorong perubahan pola pengeluaran masyarakat Sumenep menuju gaya hidup finansial yang lebih sehat. Bank turut menyediakan layanan penjemputan tabungan dan pemantauan saldo agar nasabah tetap disiplin.
Dengan hadirnya program tabungan Rp20 ribu per hari, BPRS Bhakti Sumekar ingin membuktikan bahwa stabilitas keuangan tidak selalu harus dimulai dari jumlah besar. Melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari, namun memberi dampak besar di masa depan. (*/zn)

Leave a Comment