Data Utama Jatim Lingkungan Madura Sumenep

Bak Sampah di Talangan Tuai Kritik, Warga dan Tokoh Lintas Agama Sumenep Kompak Serukan Penataan Ulang

SUMENEP, beritadata.id – Keberadaan bak sampah besar di jalur utama Lingkar Timur atau Talangan, Sumenep, menuai kritik dari berbagai kalangan masyarakat. Meski dianggap sebagai langkah positif dalam menjaga kebersihan kota, penempatannya dinilai kurang memperhatikan aspek estetika dan keindahan ruang publik.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumenep, Dr. Zeinudin, menyebut inisiatif pemerintah menambah sarana kebersihan patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan bahwa penataan kota semestinya mempertimbangkan keseimbangan antara fungsi dan tampilan visual.

“Kebersihan dan keindahan sebaiknya berjalan beriringan. Ruang publik yang bersih tapi tidak sedap dipandang juga bisa mengurangi kenyamanan warga dan tamu luar daerah,” ujarnya, Selasa 14 Oktober 2025.

Zeinudin menekankan, jalur Lingkar Timur memiliki nilai strategis karena sering dilalui peziarah Muslim menuju Asta Yusuf Talango dan peziarah Katolik menuju Gereja Karmel.

Menurut dia, penataan yang lebih serasi dan indah akan menciptakan kesan baik bagi pengunjung maupun pengendara yang lewat jalan disana.

“Sumenep dikenal sebagai kota religius dan berbudaya. Karena itu, kebersihan dan keindahan harus saling melengkapi agar mencerminkan wajah kota yang ramah dan berperadaban,” tambahnya.

Pandangan serupa disampaikan Romo Kornelis Kopong, O.Carm, Pastor Paroki Gereja Katolik Maria Gunung Karmel Sumenep. Ia menilai keberadaan bak sampah besar di jalur utama sebaiknya ditata ulang agar tidak mengganggu pemandangan.

“Sekarang sudah lebih baik dibanding beberapa bulan lalu, tapi akan lebih ideal jika dinas terkait mencari lokasi yang lebih tepat,” ujarnya.

Romo Kornelis menyarankan agar di jalan utama cukup ditempatkan bak sampah kecil yang rutin diangkut ke penampungan besar setiap pagi. “Dengan cara itu, kebersihan tetap terjaga tanpa mengorbankan keindahan jalan,” terangnya.

Senada, Amir warga Marengan Kalianget yang bisa lewat di jalan itu menyebut, selain tak enak dipandang, bak sampah di Talangan juga menimbulkan bau tak sedap.

“Kadang kan ada yang dibakar, asapnya itu menggangu sekali, jadi harus ada solusi, kalau ditata ulang mungkin lebih bagus, kan viewnya indah, masa gak bisa, ” pungkasnya. (*)

Leave a Comment