Bangkalan Data Utama Jatim Madura Politik

Tokoh Ulama Madura Tegaskan Kader PPP Wajib Taat pada Ketua Umum yang Sah

BANGKALAN, beritadata.id – Sejumlah tokoh ulama di Madura menegaskan pentingnya ketaatan dan kepatuhan seluruh pengurus, kader, serta simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terhadap kepemimpinan partai yang sah. Seruan ini disampaikan sebagai upaya menjaga persatuan, soliditas, dan marwah organisasi di tengah dinamika internal partai.

Salah satu tokoh ulama Madura, KH Anisurrohman, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Musthofa Al-Ihsani, Bangkalan, menegaskan bahwa seluruh kader PPP wajib tunduk pada keputusan partai dan kepemimpinan Ketua Umum DPP PPP yang sah secara konstitusional.

Ia secara tegas menyatakan dukungannya terhadap H. Mohammad Mardiono sebagai Ketua Umum DPP PPP serta KH Muhit Effendi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Jawa Timur. Menurutnya, ketaatan terhadap pimpinan yang sah merupakan bagian dari disiplin organisasi dan amanah perjuangan partai.

“Saya menghimbau seluruh pengurus, kader, dan simpatisan PPP, khususnya di Jawa Timur, agar tetap satu komando dan tunduk pada kepemimpinan Bapak Haji Mohammad Mardiono sebagai Ketua Umum DPP PPP dan KH Muhit Effendi sebagai Plt Ketua DPW PPP Jawa Timur,” tegas KH Anisurrohman.

Ia menekankan bahwa perbedaan pandangan internal tidak boleh mengganggu soliditas partai. Seluruh kader diminta mengesampingkan ego dan kepentingan pribadi, serta fokus menjalankan keputusan organisasi secara kolektif dan disiplin.

“Sudah saatnya kita menanggalkan perbedaan dan bergerak bersama. Kepatuhan pada pimpinan yang sah adalah kunci agar PPP kembali kuat dan mampu meloloskan wakilnya ke Senayan pada Pemilu 2029,” ujarnya.

KH Anisurrohman juga menyoroti pentingnya pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jawa Timur oleh Plt DPW PPP Jatim. Menurutnya, Muswil merupakan kewajiban organisasi yang harus dijalankan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, serta menjadi sarana konsolidasi dan peneguhan kepemimpinan.

Ia berharap seluruh proses organisasi berjalan tertib, kondusif, dan menjunjung tinggi aturan partai. Muswil diharapkan menjadi momentum penguatan soliditas dan ketaatan kader terhadap struktur kepemimpinan yang sah.

Senada dengan itu, KH Akhyar Rahbini, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, Lombang Dajah, Blega, Bangkalan, menegaskan bahwa seluruh kader dan simpatisan PPP wajib menjaga persatuan serta patuh terhadap garis komando partai.

“Persatuan dan soliditas hanya bisa terwujud jika seluruh kader tunduk pada keputusan dan kepemimpinan partai yang sah. Tidak boleh ada gerakan sendiri-sendiri yang justru melemahkan partai,” tegas KH Akhyar Rahbini.

Ia berharap seruan ini menjadi titik awal kebangkitan PPP, khususnya di Jawa Timur, dengan kader yang disiplin, patuh terhadap pimpinan, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan secara bersama-sama. (Red)

Leave a Comment