
BANGKALAN, beritadata.id – Suasana pembagian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur SPPG Bayangkari Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, terasa berbeda dari biasanya. Bukan hanya menu bergizi yang dinantikan para siswa, tetapi juga kejutan yang terselip di dalam setiap ompreng.

Di balik paket makanan yang dibagikan kepada para pelajar, terdapat uang tunai Rp50 ribu untuk masing-masing penerima. Kejutan tersebut diterima oleh 1.877 siswa dari 19 sekolah, mulai jenjang PAUD, TK, SD hingga SMA. Sementara itu, dua sekolah lainnya belum ikut menerima karena masih dalam masa libur.
Jika diakumulasikan, dana yang dibagikan dalam satu hari tersebut mencapai sekitar Rp93,8 juta. Uang tunai yang disisipkan dalam ompreng itu merupakan inisiatif pribadi mitra MBG, H. Khoirul Umam, yang akrab disapa H. Her.
Menurut H. Her, langkah tersebut dilakukan semata-mata untuk menambah kebahagiaan anak-anak di tengah program pemenuhan gizi yang sedang berjalan.
“Uang Rp50 ribu itu murni dari saya pribadi untuk berbagi kebahagiaan kepada anak-anak sekolah,” ujar H. Her.
Ia menegaskan bahwa dana tersebut tidak berkaitan dengan anggaran resmi program MBG. Peran SPPI, kata dia, sebatas melakukan pendataan penerima manfaat sesuai ketentuan.
“SPPI hanya mendata penerima. Soal uang itu dari saya. Saya ingin anak-anak ikut senang,” jelasnya.
H. Her juga membantah adanya kepentingan tertentu di balik aksi tersebut. Ia menyatakan tidak mengambil keuntungan dari pelaksanaan MBG, bahkan berencana mengarahkan hasil kegiatan ke depan untuk aksi sosial lainnya.
“Tidak ada niat mencari untung. Kalau ke depan ada hasil, rencananya untuk kegiatan sosial seperti bedah rumah di Bangkalan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SPPI Yayasan Bayangkari, Fathurrosi, menyampaikan bahwa total sasaran penerima manfaat dari dapur MBG Pangeleyan mencapai 2.350 siswa. Penyaluran hari ini belum maksimal karena masih ada dua sekolah yang belum aktif.
“Total penerima manfaat 2.350 siswa. Hari ini tersalurkan 1.877 karena dua sekolah masih libur,” tandas Fathurrosi.
Program MBG sendiri terus berjalan sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Kejutan tambahan di dalam ompreng kali ini pun menjadi momen tak terduga yang menambah semangat para siswa saat menerima paket makanan mereka. (Red)

Leave a Comment