
BANGKALAN, beritadata.id – Ribuan jamaah memadati kawasan Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil, Bangkalan, dalam gelaran Haul Akbar ke-101 ulama kharismatik tersebut, Rabu (1/4/2026) malam.

Momentum religius tahunan ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga ruang refleksi bagi generasi muda untuk meneladani akhlak dan perjuangan ulama besar Nusantara.
Dalam suasana khidmat yang sarat nilai spiritual, sejumlah tokoh masyarakat turut hadir, termasuk H. Her, yang secara khusus menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan warisan moral Syaikhona Kholil.
Ia mengajak generasi muda agar tidak sekadar mengenang sosok Syaikhona Kholil sebagai tokoh sejarah, melainkan benar-benar menginternalisasi nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Haul ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum untuk meneladani akhlak, keilmuan, dan perjuangan beliau,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi muda membutuhkan figur teladan yang kuat. Sosok Syaikhona Kholil dinilai relevan karena tidak hanya dikenal sebagai ulama besar, tetapi juga sebagai pribadi yang memiliki integritas, kesederhanaan, dan kepedulian sosial tinggi.
Haul ke-101 ini juga menjadi bukti kuatnya ikatan spiritual dan kultural masyarakat Madura terhadap ulama. Ribuan jamaah dari berbagai daerah hadir, menciptakan suasana religius yang penuh kekhusyukan.
Lebih dari itu, kegiatan ini sekaligus mempererat silaturahmi antarumat serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat dan berakar pada tradisi pesantren.
Melalui momentum haul ini, diharapkan generasi muda tidak hanya menjadi penerus, tetapi juga penjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para ulama, khususnya Syaikhona Kholil, dalam membangun peradaban yang berakhlak dan berilmu. (Red)

Leave a Comment