Bangkalan Data Utama Jatim Madura

Grand Launching SPPG Desa Lajing, Dorong Pemenuhan Gizi dan Perkuat Ekonomi Lokal


BANGKALAN, beritadata.id – Komitmen peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat melalui inovasi pelayanan berbasis desa. Hal ini ditandai dengan grand launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jumat (27/3/2026).

Kehadiran SPPG ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program Makan Bergizi, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sekaligus menjangkau peserta didik di wilayah sekitar.

Pemilik SPPG, Holifi Aziz, menjelaskan bahwa pada tahap awal pihaknya siap melayani 1.500 penerima manfaat (PM) dari total kapasitas 2.500 PM. “Untuk masa perdana kami layani 1.500 PM, dan rencananya akan mulai berjalan serentak pada Selasa, 31 Maret mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerima manfaat tersebut berasal dari dua desa, yakni Desa Lajing dan Desa Tengger. Dari jumlah tersebut, sebanyak 480 PM merupakan kategori balita serta ibu hamil dan menyusui, sementara sisanya merupakan pelajar. “Kami siap bekerja dan siap dievaluasi agar pelayanan ini terus meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, mitra SPPG, H. Rawi, menilai kehadiran program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi semata, tetapi juga harus mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi sektor lain, khususnya pertanian dan peternakan.

“Program ini jangan hanya dilihat sebagai penyedia makanan bergizi, tetapi bagaimana dampaknya bisa menggerakkan sektor pertanian dan peternakan secara terpadu. Dengan begitu, manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mendorong adanya sinergi antara pengelola SPPG dengan berbagai pihak, termasuk sekolah dan pelaku usaha lokal, agar program ini berjalan optimal. Selain itu, ia berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Kami berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati, bisa memberikan semangat dan dukungan kepada para investor. Karena tanpa dukungan tersebut, pengembangan dapur-dapur gizi ini akan sulit berkembang,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Satgas Makan Bergizi (MBG) Bangkalan, Bambang Budi Mustika, menyampaikan bahwa pengembangan SPPG di Bangkalan terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, tercatat ratusan titik telah memiliki izin, dengan puluhan di antaranya telah beroperasi.

Ia menegaskan bahwa setiap SPPG memiliki kapasitas maksimal pelayanan sekitar 1.500 penerima manfaat, sehingga keberadaan unit-unit baru seperti di Desa Lajing menjadi sangat penting untuk memperluas jangkauan layanan.

“Dengan bertambahnya SPPG yang beroperasi, diharapkan cakupan penerima manfaat semakin luas dan merata, tanpa harus saling tumpang tindih antar wilayah,” jelasnya.

Grand launching ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Bangkalan. (Red)

Leave a Comment