
SUMENEP, beritadata.id – Gagasan penguatan ekonomi desa kembali mengemuka. Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, H. Hairul Anwar, menilai keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi hingga ke akar rumput.

Di tengah ketimpangan pembangunan yang selama ini cenderung berpusat di wilayah perkotaan, KDMP hadir sebagai “jembatan ekonomi” bagi masyarakat desa. Hairul menegaskan, koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan wadah kolektif untuk menggerakkan potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal.
“KDMP ini bisa menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi ini mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan pemerataan,” ujar Hairul, Rabu (25/3/2026).
Ia menyoroti realitas di lapangan, di mana masyarakat desa masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari akses permodalan, pemasaran, hingga pengembangan usaha. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu penyebab kesenjangan ekonomi yang terus berulang.
Namun, melalui KDMP, peluang itu terbuka. Koperasi dinilai mampu menjadi pusat distribusi, produksi, hingga pemasaran berbasis komunitas desa yang pada akhirnya memperkuat daya saing ekonomi lokal.
“Kalau semua pihak bergerak bersama, saya yakin KDMP bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa. Ini bukan hanya soal koperasi, tapi bagaimana kita membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Dengan semangat gotong royong dan pengelolaan profesional, KDMP diharapkan tak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar menjelma sebagai mesin penggerak ekonomi desa mengikis kesenjangan, dan membawa kesejahteraan lebih merata. (*)

Leave a Comment