
SUMENEP, beritadata.id – Koperasi merag putih dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi wadah strategis bagi pengembangan potensi ekonomi lokal di Pedesaan.

Seperti produksi barang atau jasa yang dapat dipasarkan melalui wadah bersama bernama Koperasi merah putih tersebut.
Oleh karena itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep Moh. Ramli mengajak warga desa untuk aktif mengawasi perkembangkan Koperasi Merah Putih.
Ia mengatakan, keanggotaan koperasi ini bersifat eksklusif bagi warga setempat, berbeda dengan koperasi umum yang terbuka untuk publik.
“Ini spesialnya Koperasi Merah Putih. Koperasi ini milik warga desa, oleh warga desa, dan untuk warga desa. Makanya semua warga desa untuk bisa bergabung menjadi anggota Koperasi Merah Putih,” katanya. Rabu 23 Juli 2025.
Mantan Kepala DPMD itu juga mengimbau agar warga desa turut serta mengembangkan dan membesarkan Koperasi Merah Putih.
“Kesuksesan koperasi ini bergantung pada partisipasi warga. Ayo peduli dan awasi bersama,” pesannya.
Diketahui, Koperasi Merah Putih diluncurkan secara nasional pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional oleh Pemerintah.
Dalam teknisnya, Koperasi Merah Putih terdiri dari tujuh bidang usaha, meliputi gerai kebutuhan pokok, apotek desa, klinik, kantor koperasi, unit simpan pinjam, pergudangan dan logistik, dan kegiatan usaha lainnya sesuai kebutuhan masyarakat desa.
Tujuan utama pendirian Koperasi Merah Putih adalah menciptakan kemandirian ekonomi yang berbasis potensi lokal dan semangat gotong royong.
Masing-masing Koperasi Merah Putih akan menerima pinjaman bank sebesar Rp3 Miliar, yang harus dikembalikan dalam tempo enam tahun. (*/zn)

Leave a Comment